SSD NVMe Gen4 1TB vs Gen3: Mengapa Transfer Rate 7000MB/s Berpengaruh Besar pada Rendering Video
Pengujian nyata ekspor timeline 4K di Premiere Pro dan DaVinci Resolve. Menelisik buffer cache SLC dan pencegahan thermal throttling tanpa heatsink aktif.
Senior Hardware Specialist • Buana Lab
Angka 7000MB/s di boks SSD Gen4 sering dianggap sekadar gimik marketing. Namun saat kami menguji ekspor timeline 4K dengan belasan layer efek, SSD Gen4 memangkas waktu render hingga 38% dibanding Gen3 — bukan karena sequential semata, melainkan random read dan cache SLC yang jauh lebih agresif.
Waktu Ekspor Timeline 4K (Detik, Lebih Rendah Lebih Baik)
Semakin rendah semakin cepat*Proyek After Effects 4K 60fps, 18 layer komposisi, Buana Benchmark Workbench.
1. Waspadai Thermal Throttling Tanpa Heatsink
Kecepatan Gen4 datang dengan panas. Tanpa heatsink, controller SSD kami mencatat 81°C saat transfer berkelanjutan 5 menit — cukup untuk memicu throttle yang memangkas kecepatan hingga setengahnya.
Kabar baiknya: hampir semua motherboard B650/B760 sudah menyertakan heatsink M.2 bawaan yang memadai. Jika motherboard Anda tidak punya, heatsink aftermarket seharga Rp 100 ribuan sudah menyelesaikan masalah ini.
💡 Rekomendasi Ahli Buana:
Untuk gaming murni, Gen3 masih sangat layak dan lebih hemat. Tapi untuk kreator video, Gen4 1TB adalah upgrade dengan rasio manfaat-per-rupiah terbaik tahun ini — prioritaskan kapasitas 1TB agar cache SLC tidak cepat jenuh.
